Minggu, 11 Maret 2012

PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAGI MAHASISWA

BAB I

A. LATAR BELAKANG

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang dapat membentuk diri yang beragam dari segi agama, sosio-kultural, bahasa, usia, untuk menjadi warga negara yang cerdas, terampil dan berkarakter yang dilandasi oleh UUD 1945 (Sudjana, 2003: 4).

Selain itu pendidikan pancasila di zaman sekarang dirasa sangatlah dibutuhkan bagi mahasiswa sebagai generasi muda penerus bangsa. Karena di dalam pancasila terkandung nilai-nilai penting seperti norma agama, norma bermasyarakat, norma asusila dll. Oleh karena inilah pendidikan pancasila dilaksanakan sebagai langkah awal agar mahasiswa sekarang tertanam dalam hati sanu barinya. Agar selalu jadi manusia penerus bangsa yang cinta tanah air, tentunya berilmu pengetahuan.

B. TUJUAN

Tulisan ini bertujuan untuk menambah wawasan para pembaca, khususnya para anak anak muda penerus bangsa seperti para mahasiswa untuk mengembangkan potensi individu mereka sehingga memiliki wawasan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan yang memadai dan memungkinkan untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggung jawab dalam berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara (Sudjatmiko, 2008: 12).

BAB II

ISI

A. PENGERTIAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dinyatakan bahwa di setiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan wajib memuat terdiri dari Pendidikan Bahasa, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Kep. Mendikbud No. 056/U/1994 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa menetapkan bahwa “Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan termasuk dalam Mata Kuliah Umum (MKU) dan wajib diberikan dalam kurikulum setiap program studi”.

Dengan penyempurnaan kurikulum tahun 2000, menurut Kep. Dirjen dikti No. 267/Dikti/2000 materi Pendidikan Kewiraan disamping membahas tentang PPBN juga dimembahas tentang hubungan antara warga negara dengan negara. Sebutan Pendidikan Kewiraan diganti dengan Pendidikan Kewarganegaraan. Materi pokok Pendidikan Kewarganegaraan adalah tentang hubungan warga negara dengan negara, dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).

Pendidikan Kewarganegaraan dapat diartikan sebagai wahana untuk mengembangkan dan melestarikan nilai luhur dan moral yang berakar pada budaya bangsa Indonesia yang diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk perilaku kehidupan sehari-hari peserta didik sebagai individu, anggota masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Landasan PKn adalah Pancasila dan UUD 1945, yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia, tanggap pada tuntutan perubahan zaman, serta Undang Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Kurikulum Berbasis Kompetensi tahun 2004 serta Pedoman Khusus Pengembangan Silabus dan Penilaian Mata Pelajaran Kewarganegaraan yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional-Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Menengah-Direktorat Pendidikan Menengah Umum.

BAB III

PENUTUP

Demikian yang dapat saya paparkan mengenai Pentingnya Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan bagi mahasiswa, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan tema penulisan ini.

Penulis banyak berharap semoga tulisan ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca pada umumnya.

KESIMPULAN

Pendidikan Kewarganegaraan mengajarkan bagaimana seseorang menjadi warga negara yang lebih bertanggung jawab. Karena kewarganegaraan itu tidak dapat diwariskan begitu saja, melainkan harus dipelajari dan di alami oleh masing-masing orang, apalagi negara kita sedang menuju menjadi negara yang demokratis, maka secara tidak langsung warga negaranya harus lebih aktif dan partisipatif. Oleh karena itu kita sebagai mahasiswa harus memepelajarinya, agar kita bisa menjadi garda terdepan dalam melindungi negara. Garda kokoh yang akan terus dan terus melindungi Negara walaupun akan banyak aral merintang di depan.

SARAN

Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting manfaatnya, maka di masa depan harus segera dilakukan perubahan secara mendasar konsep, orientasi, materi, metode dan evaluasi pembelajarannya. agar membangun kesadaran para pelajar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan mampu menggunakan sebaik-baiknya dengan cara demokratis dan juga terdidik.

DAFTAR PUSTAKA

Makalah Pendidikan Pancasila oleh Irton.SE.M.Si

http://www.sekolahdasar.net/2011/09/hakekat-pendidikan-kewarganegaraan-pkn.html

http://azisgr.blogspot.com/2010/05/pendidikan-kewarganegaraan-pkn.html

http://raharjo.wordpress.com/2009/11/10/276/

http://setyoelins.wordpress.com/pentingkah-pendidikan-kewarganegaraan-bagi-mahasiswa/

Minggu, 25 Desember 2011

'Setan Merah' Ingin Terus Injak Pedal Gas

Manchester - Setelah meraih kemenangan 5-0 atas Fulham tengah pekan silam, Manchester United gantian menjamu Wigan Athletic pada Boxing Day. Ingin terus melaju, MU belum mau mengenyahkan kaki dari pedal gas.

Kemenangan di kandang The Cottagers itu membawa 'Setan Merah' tetap berada di jalur persaingan dengan Manchester City, yang sampai hari Natal kemarin masih menjadi pemuncak klasemen Premier League.

Senin (26/12/2011), MU mendapatkan Wigan, yang sempat menahan imbang Chelsea 1-1 beberapa waktu lalu, sebagai lawan. Untuk tetap berada di jalur persaingan, tiga poin adalah hal yang wajib bagi Wayne Rooney dkk.

"Saya sudah melihat Wigan ketika melawan Chelsea beberapa hari lalu, dan saya pikir Wigan luar biasa," ujar Sir Alex Ferguson di situs resmi klub.

"Hal tersebut berbicara banyak soal Roberto Martinez, mereka tetap memainkan sepakbola yang bagus meski berada di posisi mana pun. Kami punya rekor bagus melawan Wigan, namun kami tak akan menganggap remeh."

"Kami harus tetap menjaga kaki kami pada pedal," tegas manajer asal Skotlandia ini.

Persiapan MU sedikit terganggu lantaran beberapa pemain terganjal cedera. Ashley Young dikabarkan harus beristirahat 2-3 pekan setelah mengalami cedera pada laga melawan Fulham. Sementara Rio Ferdinand tak bisa dimainkan hari Senin ini. Keduanya menyusul sejumlah nama yang sudah masuk daftar absen, seperti Anderson, Darren Fletcher, Tom Cleverley, Nemanja Vidic, dan si kembar Rafael dan Fabio Da Silva.

Satu-satunya kabar baik adalah bisa dimainkannya Phil Jones. Bek berusia 19 tahun ini awalnya sempat dikabarkan mendapatkan cedera pada bagian rahangnya. Tetapi, dari pemeriksaan lanjutan dikabarkan bahwa ia tak punya cedera serius.

Korban Tewas Akibat Bom di Gereja Nigeria Jadi 35 Orang

Madalla - Pemerintah Nigeria memastikan aksi bom di dekat sebuah gereja di dekat ibukota Nigeria, Abuja, menewaskan 35 orang. Jumlah itu termasuk seorang pelaku bom bunuh diri dan tiga petugas keamanan setempat.

"Tiga petugas meninggal. Pelaku bom bunuh diri tewas," kata seorang petugas dari Departemen Luar Negeri Nigeria seperti diberitakan AFP, Senin (26/12/2011).

Dalam pernyataannya, petugas itu mengatakan serangan bom menargetkan satu kantor di kota timur laut Damaturu.

Seperti diketahui bom tersebut meledak menjelang perayaan Natal. Seorang juru bicara Badan Darurat Nasional, Yushau Shuaib mengatakan saat bom meledak, beberapa orang berada di dalam gereja.

Hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas aksi pembonan itu.

DPR: Polisi Jangan Bertindak Represif Hadapi Demonstran

Jakarta - DPR meminta polisi mengutamakan pendekatan persuasif dalam menangani aksi demonstrasi warga. Tidak mengambil jalan represif yang bisa memakan korban jiwa.

"Jadi kami sangat menyesalkan kenapa harus sampai ada korban jiwa dalam konteks penyampaian aspirasi sesama anak bangsa. Terlepas dari apapun kita meminta kepada Kapolri jangan sampai kemudian kita memundurkan jarum sejarah lagi ke orba," tutur Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan, kepada detikcom, Senin (26/12/2011).

Taufik mengingatkan bahwa polisi adalah bagian dari pengayom masyarakat. Dan sudah semestinya menjaga ketertiban masyarakat sembari mewujudkan rasa aman masyarakat.

"Sungguhpun kita memahami kaitan hukum yang berlaku, kita lebih mengharapkan langkah persuasif bukan represif. Polisi adalah pengayom rakyat dan abdi rakyat, sebaiknya jangan sampai ada korban jiwa,"tegasnya.

Sebelumnya diberitakan beberapa kalangan meminta negara mempertanggungjawabkan kekerasan di Bima, NTB. Kekerasan di Bima memakan dua korban jiwa.

2 Warga Bima, Syaiful dan Arif Rachman tewas ditembak petugas. Keduanya tergabung dalam kelompok masyarakat yang memblokade Pelabuhan Sape, Bima, NTB. Warga menolak lokasi tambang emas di daerah mereka yang dinilai merusak sumber air.

Dihantam Gelombang Laut 6 Meter, Warga Natuna Mengungsi

Kepri - Gelombang laut setinggi 6 meter menghantam perumahan penduduk di tepi pantai Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Akibatnya rumah penduduk rusak, dan warga terpaksa mengungsi.

Dalam hitungan sepekan ini, curah hujan dan angin kencang kerap terjadi di wilayah Kepri dan Riau. Badai gelombang juga dirasakan saat ini paling tinggi mencapai 6 meter. Kondisi ini menyebabkan warga di tepi pantai Kecamatan Pulau Laut, Natuna terpaksa mengungsi.

“Saat ini kondisi laut di tempat kami sangat tidak bersahabat. Gelombang pasang mencapai ketinggian 6 meter yang merusak 8 rumah penduduk. Warga sudah sepekan ini terpaksa mengungsi darat di tempat sanak familinya,” kata Zainal (45) warga setempat kepada detikcom, Senin (26/12/2011).

Menurut Zainal, selain gelombang laut menyebabkan kerusakan cukup parah, dua rumah penduduk juga hancur diterjang ombak. Dua rumah tersebut rata dengan tanah akibat hembasan gelombang laut.

Menurut Zainal, kondisi yang sama juga dialami warga di Kecamatan Pulau Tiga masih di kabupaten yang sama. Warga di sana juga terpaksa mengungsi.

“Sampai saat ini belum ada perhatian pihak Pemda Natuna terhadap warga yang mengungsi dan rumahnya yang rusak,” kata Zainal.

100 Orang Luka Bakar Akibat Petasan Perayaan Natal di Argentina

Buenos Aires - Sebanyak 100 orang dibawa ke rumah sakit di ibukota Argentina akibat terkena percikan api saat perayaan Natal. Beberapa diantaranya mengalami luka bakar serius dan cedera mata.

"Kami mengalami peningkatan kecelakaan 20 persen dari tahun lalu, dengan 57 pasien diantaranya dirawat dengan cedera mata parah," kata Fernando Pellegrino selaku Kepala Unit Gawat Darurat RS Mata Santa Lucia, Argentina.

Seperti dikutip dari AFP, Senin (26/12/2011), rumah Sakit Buenos Aires juga merawat 27 pasien dengan luka bakar. Mereka semua terkena percikan kembang api dan petasan yang biasa dihidupkan oleh penduduk setempat sebagai perayaan hari besar seperti Natal.

Seorang bocah berusia delapan tahun juga terpaksa dirawat intensif akibat luka bakar 38 persen yang dialaminya. Sementara itu lebih dari 20 anak termasuk bayi berusia delapan bulan terkena imbas atas kejadian tersebut.

Hingga kini, belum diketahui mengapa kembang api dan petasan itu bisa melukai masyarakat.

Rabu, 07 Desember 2011

Pengetatan Remisi Dinilai Langgar HAM, Golkar Ajukan Hak Interpelasi

Jakarta - Politisi Golkar, Aziz Syamsuddin, bersikeras pengetatan pemberian remisi melanggar HAM. Hal ini dikarenakan dasar hukum pengetatan tersebut cacat hukum. Fraksi Golkar pun akan mengajukan hak interpelasi atas keluarnya Surat Keputusan (SK) pengetatan itu.
Menurut Aziz, hak interpelasi yang akan diajukan oleh fraksi Golkar akan segera dikomunikasikan dengan Ketua Umumnya, Aburizal Bakrie.
Aziz menilai pengetatan pemberian remisi telah melanggar HAM. Hal ini didasarkan telah ada SK dari menteri Hukum dan HAM sebelumnya, Patrialis Akbar, terkait pemberian remisi, namun SK tersebut hanya dibatalkan dengan sebuah surat edaran dari Dirjen Pemasyarakatan."Ini pelanggaran HAM. Kalau besok Menteri Hukum dan HAM tidak bisa hadir, maka saya akan anjukan hak interpelasi," ancam Wakil Ketua Komisi III DPR ini.